Share this:

lumayan waktu buat senantiasa memantau pergerakan harga. Tidak hanya itu, duduk berjam- jam di depan pc cuma buat menunggu sinyal trading sangat membosankan serta tidak efisien. Tidak hanya itu, Kamu bisa jadi tergoda buat masuk saat sebelum sinyal trading timbul. Buat menanggulangi permasalahan ini, banyak trader kerap memakai sarana Stop Order yang disediakan oleh platform trading. Para trader kerap memasukkan stop order buat menghalangi kerugian ataupun buat mengambil keuntungan dari pergantian harga.

Terdapat 2 tipe Stop Order, ialah Buy Stop serta Sell Stop. Buy Stop merupakan tempat Kamu bisa membeli di atas harga dikala ini( harga dikala ini ataupun harga berjalan), serta stop jual merupakan tempat Kamu bisa memesan di dasar harga dikala ini. Tingkat minimum tingkat Buy Stop serta Sell Stop dari harga dikala ini didetetapkan oleh broker, serta umumnya buat tiap broker berbeda.

Baca Juga:

Perbedaan Antara Cut Loss Dan Stop Loss

Sebagai alat konfirmasi

Bila Kamu mengharapkan arah pergerakan harga cenderung naik sehabis menembus tingkat resistance, Kamu bisa membuka order Buy Stop sebagian pips di atas tingkat itu, serta kebalikannya. Namun, bila Kamu memprediksi arah harga hendak cenderung buat turun hingga Kamu bisa membuka order Sell Stop sebagian pips di dasar tingkat support. Tingkat resistance serta support ini memastikan momentum pergerakan harga berikutnya. Dengan membuka Stop Order, Kamu sudah mengkonfirmasi posisi Kamu menjajaki momentum pergerakan harga yang hendak terjalin. Kamu pula bisa memastikan tingkatan stop loss serta sasaran menjajaki rasio resiko/ imbalan yang Kamu rencanakan. Sepanjang pesanan belum dieksekusi, Kamu bisa mengganti entry- level ataupun membatalkannya.

Lebih santai

Dengan memakai Stop Order ini, Kamu tidak butuh memantau pergerakan harga secara terus menerus buat menunggu sinyal trading. Jadi, Kamu dapat lebih santai sejenak tanpa wajib stand- by di depan laptop ataupun pc secara terus menerus.

Cegah Over-Trading

Dengan tidak senantiasa memantau pasar, Kamu hendak menjauhi trading kelewatan sebab analisis pasar yang kelewatan. Dari pengalaman para trader, over-trading cenderung menimbulkan kerugian sebab sinyal trading yang tidak valid ( sinyal salah).

Meningkatkan kedisiplinan

Dengan membuka Stop Order, Anda diberi kesempatan untuk bekerja. Stop Order akan memberi Anda entri sesuai dengan tingkat harga yang Anda prediksi. Setelah Anda berhasil dengan Stop Order, Anda akan cenderung menggunakannya untuk trading berikutnya, sehingga meningkatkan disiplin dalam trading Anda.

Lalu, Apakah Stop Loss Order itu?

Stop Loss merupakan salah satu jenis order dalam dunia trading forex yang tergolong Pending Order. Namun, jangan pernah berpikir order ini memiliki fungsi untuk membuka posisi trading. Fungsi utama Stop Loss Order digunakan untuk mencegah Loss lebih banyak jika harga bergerak ke arah yang tidak terduga sebelumnya. Biasanya, trader dapat memasang order ini setelah atau bersamaan ketika trader membuka Buy atau pun Sell dengan tipe order apapun, baik Market Order maupun Pending Order. Satu hal yang harus dipahami oleh trader, Stop Loss ini akan terus berlaku secara otomatis. Perintah tersebut akan berhenti hanya jika Stop Loss dicabut oleh trader. Cara yang dapat dilakukan trader untuk menghentikannya, yakni dengan mengakhiri atau menutup posisi trading.

Sebuah contoh kasus untuk Stop Loss Order ini misalnya bersamaan dengan ketika trader membuka posisi trading Buy untuk pasangan mata uang USD/JPY di harga 107.838 dan Target Profit pada 111.141. Trader berekspektasi harga akan terus mencapai target, tetapi tidak ada yang pasti dalam pasar forex. Jika ternyata harga tidak naik terus, melainkan berbalik turun, hingga mencapai angka 107.838, maka platform trading akan menutup posisi trading saat itu juga secara otomatis. Hasilnya, trader tersebut Loss, tapi sebaiknya bersyukur karena posisi trading sudah tertutup secara otomatis. Jika tidak, bisa saja harga akan bergerak sampai 107.000. Tanpa memasang Stop Loss Order, tentu Anda akan merugi lebih banyak lagi. Tentu saja, Stop Loss ini sangat berguna bagi para trader yang tak suka terus-terusan mengawasi layar monitor setiap saat setelah buka posisi. Semua trader tidak ingin mengalami Loss. Namun, dengan order ini, Anda dapat mengontrol situasi ketika terpaksa harus merugi.

Baca Juga:
Mengenal Stop Loss, Take Profit dan Trailing Stop Dalam Trading

Cukup sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila teman – teman masih bingung dan ingin bertanya, jangan ragu untuk hubungi Tim Trader Support kami:

Syarat dan ketentuan berlaku.

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap  memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

link :

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional  
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

  • Untuk konsultasi online gratis
  • Untuk berlangganan Signal Forex, Signal Commodity dan Signal Saham
  • Registrasi dan jadwal edukasi rutin
  • Whatsapp 0817-7234-5888
  • Hunting 021-5964-5999/021-5964-5888

Jika anda tetap mau menerima update dari kami mengenai promosi, jadwal edukasi dan berita penting lain, klik linkTelegram ini  
https://t.me/NewsUpdatePPI Disini kami memberikan INFORMASI SEPUTAR TRADING LENGKAP GRATIS SETIAP HARI LHO!!

Loading

Share this: